Over 10 years we helping companies reach their financial and branding goals. Onum is a values-driven SEO agency dedicated.

CONTACTS
Rilis

ITB Tuban Menggelar Kuliah Tamu Perdana

ITB Tuban Menggelar Kuliah Tamu Perdana

ITB Tuban – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Tuban menggelar kuliah tamu perdana bertajuk Chage Maker; Pengalaman Gerakan Indonesia dan Dunia, pada Rabu (28/12/2022). Kegiatan tersebut mendatangkan narasumber yakni, Nani Zulminarni, Direktur Regional Ashoka Asia Tenggara dan Ketua Yayasan PEKKA.

Kuliat tamu tersebut dilakukan secara hybrid dan diikuti oleh seluruh mahasiswa ITB Tuban. Dalam sambutannya, Rektor ITB Tuban Ufi Ulfiah menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Nani Zulminarni yang berkenan meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman.

“Saya tahu betul Bunda Nani ini biasa agendanya padat sampai malam,” ungkap Ufi.

Public lecture atau kuliah umum, kata Ufi, adalah salah satu program di Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Tuban yang dikembangkan untuk memperkuat kapasitas para mahasiswa. Public lecture akan dikembangkan di setiap bulan di ITB Tuban dengan menghadirkan pihak atau individu yang telah memiliki pengalaman dalam menciptakan perubahan sosial yang lebih baik.

Salah satunya dengan Bu Nani yang merupakan Direktur Regional Ashoka, sebuah institusi yang mengusung gagasan chage maker dan sudah bekerja di berbagai negara, di ratusan negara.

Ufi menilai kegiatan itu dan penting bagi mahasiswa ITB Tuban untuk diskusi dengan kelompok-kelompok di luar atau eksternal yang memiliki pengalaman dalam menciptakan perubahan yang lebih baik.

Bukan tanpa sebab. Ufi menerangkan gagasan Chage maker di ITB Tuban adalah visi. Change maker adalah karakter. Dan chage maker kemampuan.

Penyangga utama dari gagasan change maker ada 6 pilar, yaitu:

  • 1. Resilience (Tahan Banting)
  • 2. Leadership (Kepimimpinan)
  • 3. Collaborative (Bekerjasama)
  • 4. Emphatic (Kepekaan Sosial)
  • 5. Inclusive (Inklusif)
  • 6. Creative (Kreatif)

Ufi menuturkan kegiatan tersebut tentu sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Pasalnya mereka akan mendengarkan pengalaman dari sosok yang telah banyak sejumlah perubahan sosial di Indonesia.

Di samping itu Ufi juga mengungkapkan bahwa mahasiswa ITB Tuban sudah mendapatkan mata kuliah Change Maker. Dia menambahkan bahwa mahasiswa-mahasiswa itu mampu membuat modul kreatif untuk tim building.

“Mereka juga mengimplementasikan modul-modul kreatif itu. Mereka baru semester 1 padahal,” kata Ufi.

Ufi mendedahkan bahwa bukti konkret dari materi yang didapat mahasiswa itu telah berbuah nyata. Dia menceritakan saat mendapatkan video kampanye digital potensi-potensi desa di Kabupaten Tuban.

Tak hanya penguatan materi digital, Ufi menerangkan, bahwa mahasiswa ITB Tuban juga dibekali dengan pemahaman akan keadilan dan kesetaraan gender.

Itu sebabnya, Ufi mengatakan bahwa diskusi ini sangat penting. Sebab, Ufi menambahkan, bahwa nilai-nilai identitas change maker itu merupakan cita-cita besar ITB Tuban.

“Kita ini berdiskusi tentang identitas kita sebagai Change Maker,” tegas Ufi.

Ikuti Media ITB Tuban di:

Author

ITB Tuban

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *